Aku mengisi hari yang tak bertepi
Dengan ruang hampa di dadaku
Menemani langkah jarum tak berduri
Menyusuri lorong waktu
Aku menjalani hari yang tak berwarna
Dengan puing-puing harapan yang masih tersisa
Menuntun rongga jiwa yang tak bersinggasana
Mencari pemilik naungan rasa
Lalu….
Dia datang tiba-tiba
Tak disangka tak diduga
Dia datang membawa cinta
Tanpa sinyal tanpa tanda
Dia mengisi hati yang tak berpenghuni
Memberi rona dengan berjuta pesona
Dia menabur benih pada sanubari
Melengkapi hidup di dunia fana
Kemudian….
Cinta mulai bersemi dengan indah
Bermekaran di taman hati
Membuat rindu dalam resah
Berharap segera bertemu kekasih sejati
Walau cinta terbentang dari barat ke timur
Namun keteguhan cinta tulus bersatu
Menjadi kekuatan tuk selalu bersama
Walau hanya lewat hembusan udara
Dua pertiga kali dua puluh empat
Menyatukan jiwa dua insan
Seperti cinta dari dua tempat
Menerangi pilar asmara keabadian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar